Menu
Suara Masyarakat Indonesia

Video Viral Kawasan Wisata Pecinan di Pontianak Dirusak OTK, Mural Dikotori Hingga Dikerat Pelaku

  • Share


SuaraKalbar.id – Bagi beberapa masyarakat Pontianak, kawasan Wisata PPCI Pecinan Pontianak Chinatown yang berlokasi di Gang Gajah Mada 9, Kota Pontianak, tentu tak asing lagi.

Sayangnya, baru-baru ini kawasan wisata yang dipenuhi oleh mural tersebut dirusak oleh orang tak dikenal (OTK) yang tidak bertanggungjawab.

Lewat unggahan yang dibagikan oleh akun Instagram @pontianak_infomedia, terlihat beberapa bagian mural tampak rusak dengan kondisi yang cukup parah.

Dalam video tersebut, seorang pria yang merekam menunjukan beberapa bagian dinding yang dipenuhi mural tersebut dikotori dengan lumpur.

Baca Juga:Cerita Haru Dokter Cantik Ini Saat Periksa PSK HIV AIDS, ‘Pasien Tetap Layani Klien’

“Ini penampakan dinding kita dikotori oleh orang yang tidak bertanggungjawab,” sambil menunjukan sisi dinding belakang pagar dan sebuah tembok berlukiskan sebuah bangau putih yang telah penuh dengan warna coklat lumpur.

Tak hanya itu, beberapa sisi dinding yang awalnya tampak indah dengan mural bertema Cina tersebut pun terlihat dikerat oleh pelaku dengan benda tajam hingga meninggalkan bekas goresan panjang.

Pada sisi lainnya, terlihat pula kerat sajam yang menimbulkan baret yang cukup parah, bahkan tak hanya merusak mural, bekas tersebut juga merusak tembok indah tersebut.

Video tersebut kemudian viral, dan cukup banyak menarik perhatian publik. Banyak netizen yang tampak berharap agar pelaku dapat segera ditangkap dan diamankan karena dinilai telah merusak tempat wisata.

“Semoga gak ada yang terprovokasi.. Pantau orangnya, cek CCTV sekitar, sekiranya udah ditangkap, kasi HP (viralkan) dulu,” tulis @suc****

Baca Juga:Horor! Detik-detik Biduan Dangdut Mendadak Roboh Saat Asyik Bernyanyi di Panggung 17-an

“Ilang sudah pemikiran orang, hal beginipun di rusak,” ketik @muh****





Sumber Berita

Sumber Berita

Lihat Video

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *